Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Sabtu, 19 Juni 2021
Tangkapan layar Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam Dari saat membuka acara ShopeePay Talk bertajuk Dari Tren Jadi Bisnis Kompeten di Jakarta, Jumat (18/6/2021) DOK. Humas ShopeePay Tangkapan layar Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam Dari saat membuka acara ShopeePay Talk bertajuk Dari Tren Jadi Bisnis Kompeten di Jakarta, Jumat (18/6/2021)

KOMPAS.com – Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam Dari mengatakan, perubahan tren yang cepat harus dimanfaatkan pelaku bisnis untuk memperbarui ide dalam produk atau layanan yang ditawarkan.

Hal tersebut dilakukan agar produk atau layanan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen

“Tak hanya melalui promosi, sebuah bisnis harus terus mendorong diri untuk lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat menciptakan pembeda dari bisnis lainnya,” ungkapnya

Dalam ShopeePay Talk bertajuk “Dari Tren, Jadi Bisnis Kompeten” di Jakarta pada Jumat, (18/6/2021), ia mengatakan banyak kesulitan yang dihadapi para pelaku bisnis saat ingin membangun bisnis.

Namun, kata Eka, tantangan dalam membangun bisnis yang sesungguhnya adalah mempertahankan eksistensi agar tidak redup di tengah munculnya tren dan bisnis baru.

Baca juga: Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Atas dasar itu, ShopeePay menghadirkan tiga narasumber kompeten untuk berbagi strategi bisnis dalam ShopeePay Talk.

Ketiga narasumber tersebut adalah Founder Bittersweet By Najla, Najla Bisyir, Co-Founder & Creative Director PVRA Kara Nugroho, dan Presiden Komunitas Tangan Di Atas Ibrahim Mochamad Bafagih.

Tangkapan layar tiga narasumber ShopeePay Talk (bawah) Founder Bittersweet By Najla, Najla Bisyir, (kiri atas) Co-Founder & Creative Director PVRA Kara Nugroho, dan (kanan atas) Presiden Komunitas Tangan Di Atas Ibrahim Mochamad Bafagih.DOK. Humas ShopeePay Tangkapan layar tiga narasumber ShopeePay Talk (bawah) Founder Bittersweet By Najla, Najla Bisyir, (kiri atas) Co-Founder & Creative Director PVRA Kara Nugroho, dan (kanan atas) Presiden Komunitas Tangan Di Atas Ibrahim Mochamad Bafagih.

Dari hasil diskusi dan sharing ketiga narasumber tersebut didapatilah tiga strategi untuk mempertahankan eksistensi bisnis.

1. Menjadi konsumen dan memahami kebutuhan konsumen

Para pelaku bisnis diajak untuk menjadi konsumen. Tujuannya adalah untuk memastikan produk atau jasa yang ingin dikembangkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.

Hal tersebut dilakukan dengan riset pasar agar dapat menciptakan inovasi yang sesuai harapan konsumen.

Baca juga: Waspada Penipuan Minta Kode OTP Atasnamakan Shopee, Ini Penjelasannya

Kara Nugroho mengatakan, tren memang dapat menjadi inspirasi bisnis yang menjanjikan.

Namun, diperlukan kecermatan dan kreativitas untuk menghadirkan bisnis yang bisa bertahan lama di tengah ketatnya persaingan pasar.

“Kami di PVRA berusaha untuk selalu selalu up to date dengan tren yang sedang populer sehingga produk kami selalu dicintai pengguna,” jelas Kara.

Menurutnya, selain memberikan sentuhan khas di setiap produk alas kaki PVRA, pihaknya juga mengadopsi beberapa metode pembayaran digital untuk memudahkan para pelanggan saat membeli produk PVRA secara online.

Baca juga: Peringati Hari Kebangkitan Nasional, ShopeePay Dorong Perkembangan Bisnis Anak Muda

2. Perkuat identitas brand dan memperluas pasar

Para pelaku bisnis diharapkan dapat mengoptimalkan pemasaran produk secara rutin. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce.

Najla Bisyir mengatakan, bisnis yang dimilikinya yaitu Bittersweet by Najla, lahir dan besar dari media sosial.

“Kami percaya selain kualitas produk yang baik, kami harus memanfaatkan media sosial untuk menampilkan beragam pilihan produk kami ke lebih banyak orang,” katanya.

Ia mengaku mengadopsi pembayaran digital untuk memudahkan pelanggan dalam bertransaksi.

Baca juga: Mudahkan Pembayaran Digital bagi Masyarakat, ShopeePay Gandeng Indomaret

“(Kami juga) menambah kanal penjualan melalui e-commerce. Dengan upaya ini, dessert box kami dapat dinikmati oleh konsumen di lebih banyak kota di seluruh Indonesia,” jelasnya.

3. Manfaatkan momentum serta selalu terbuka dengan inovasi dan kolaborasi

Sebelum tren yang ada digantikan dengan tren baru, para pelaku bisnis perlu segera memanfaatkan momentum.

Menurut Ibrahim Mochamad Bafagih selaku narasumber ShopeePay Talk, pelaku bisnis harus terbuka terhadap segala bentuk inovasi, diskusi, dan kolaborasi yang positif.

“Seperti yang rutin kami lakukan antar sesama anggota komunitas Tangan Di Atas. Hal ini dapat menjadi solusi praktis untuk saling berbagi tips dan strategi dalam meningkatkan layanan dan produk bagi konsumen,” jelasnya.

Baca juga: Percepat UMKM Go Digital, Pemprov Jabar dan Shopee Bangun Shopee Center

Ibrahim mengatakan, pihaknya mengapresiasi inisiatif ShopeePay untuk memberikan ruang diskusi yang positif bagi para pelaku bisnis melalui program ShopeePay Talk.

“Melalui upaya ini, banyak bisnis dapat terbantu dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di masa sulit ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program ShopeePay Talk akan terus dihadirkan setiap bulan dengan tema-tema menarik untuk berdiskusi dan berbagi informasi seputar dunia bisnis secara ringan, trendy, dan insightful.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorYohanes Enggar Harususilo
Terkini Lainnya
Tak Perlu Boros, 4 Cara Ini Bisa Bikin Momen Bahagia Gajian Tingkatkan Imun
Tak Perlu Boros, 4 Cara Ini Bisa Bikin Momen Bahagia Gajian Tingkatkan Imun
Transaksi Aman dan Nyaman
4 Tips Sederhana Hemat Uang Gaji Selama Masa PPKM
4 Tips Sederhana Hemat Uang Gaji Selama Masa PPKM
Transaksi Aman dan Nyaman
Ini 3 Tips Liburan Seru Meriahkan Idul Adha Bersama Keluarga di Rumah
Ini 3 Tips Liburan Seru Meriahkan Idul Adha Bersama Keluarga di Rumah
Transaksi Aman dan Nyaman
Pengusaha Ini Beberkan Tips Sukses Bangun Bisnis dengan Modal Minim
Pengusaha Ini Beberkan Tips Sukses Bangun Bisnis dengan Modal Minim
Transaksi Aman dan Nyaman
Kisah Sukses One Salad, dari CFD sampai Punya 10 Cabang di Makassar
Kisah Sukses One Salad, dari CFD sampai Punya 10 Cabang di Makassar
Transaksi Aman dan Nyaman
Kisah Sukses
Kisah Sukses "Susu Mbok Darmi", dari Kantin Kampus Jadi 36 Outlet dan Punya 130 Karyawan
Transaksi Aman dan Nyaman
Gandeng SnackVideo, ShopeePay Permudah Gen Z Tuai Pendapatan dari Hobi
Gandeng SnackVideo, ShopeePay Permudah Gen Z Tuai Pendapatan dari Hobi
Transaksi Aman dan Nyaman
ShopeePay Hadirkan Promo Belanja di Minimarket lewat Kampanye 7.7 Juli Cashback Meriah
ShopeePay Hadirkan Promo Belanja di Minimarket lewat Kampanye 7.7 Juli Cashback Meriah
Transaksi Aman dan Nyaman
4 Cara untuk Siasati Keuangan agar Terasa seperti
4 Cara untuk Siasati Keuangan agar Terasa seperti "Tanggal Muda" Setiap Hari
Transaksi Aman dan Nyaman
Sambut HUT Jakarta, Yuk Cicipi 6 Kuliner Legendaris DKI Favorit Alika Islamadina Ini
Sambut HUT Jakarta, Yuk Cicipi 6 Kuliner Legendaris DKI Favorit Alika Islamadina Ini
Transaksi Aman dan Nyaman
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren
Transaksi Aman dan Nyaman
Dari Mobil Depot hingga Punya 30 Cabang, Pemilik Cincau Station Beberkan Rahasia Kesuksesannya
Dari Mobil Depot hingga Punya 30 Cabang, Pemilik Cincau Station Beberkan Rahasia Kesuksesannya
Transaksi Aman dan Nyaman
Miliki 60 Cabang dan 600 Karyawan, Ini Rahasia Sukses Ayam Keprabon Express
Miliki 60 Cabang dan 600 Karyawan, Ini Rahasia Sukses Ayam Keprabon Express
Transaksi Aman dan Nyaman
Lewat
Lewat "6.6 Mid Year Deals", ShopeePay Ajak Masyarakat Self-Reward secara Praktis dan Hemat
Transaksi Aman dan Nyaman
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, ShopeePay Dorong Perkembangan Bisnis Anak Muda
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, ShopeePay Dorong Perkembangan Bisnis Anak Muda
Transaksi Aman dan Nyaman