5 Kunci Sukses Bangun Bisnis ala Ny. Swan Founder Dapur Solo

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Sabtu, 7 Agustus 2021
Potret Founder Dapur Solo Karina Rosalin Kumarga (Nyonya Swan)DOK. Humas ShopeePay Potret Founder Dapur Solo Karina Rosalin Kumarga (Nyonya Swan)

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap dunia kerja. Tak sedikit perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lantaran tak mampu membayar gaji karyawan.

Hal tersebut memicu banyak orang untuk memulai bisnis sendiri di rumah. Salah satu bisnis yang kerap menjadi pilihan adalah usaha kuliner.

Tahukah Anda, rumah makan Dapur Solo yang sudah berdiri sejak 1988 juga berawal dari bisnis rumahan dengan bermodalkan Rp 100.000 dan garasi rumah untuk lokasi berjualan.

Dengan semangat dan kerja keras selama 33 tahun, founder Dapur Solo Karina Rosalin Kumarga kini sudah memiliki 42 cabang di Jakarta dan sekitarnya. Nama Dapur Solo pun sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat.

Rumah makan Dapur Solo menyediakan kuliner Nusantara, khususnya khas Solo dan Jawa Tengah. Beberapa menu andalannya antara lain Garang Asem Ayam, Lontong Solo, dan Asem-asem.

Baca juga: Kisah Sukses One Salad, dari CFD sampai Punya 10 Cabang di Makassar

Karina Rosalin Kumarga yang akrab disapa Nyonya (Ny.) Swan, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (6/8/2021) membagikan tips membangun dan mengembangkan bisnis agar sukses seperti Dapur Solo.

Berikut adalah lima kunci sukses untuk membangun dan mengembangkan bisnis ala Ny. Swan.

1. Semangat dan optimistis

Ny. Swan mengatakan, keberhasilan seorang pengusaha bergantung pada keuletannya dalam memecahkan dan menghadapi masalah yang pasti akan datang ketika mulai terjun ke dunia bisnis.

“Menjadi pengusaha harus passionate atau bersemangat dalam membangun bisnis,” ujarnya.

Bagi Ny. Swan, semangat adalah kunci sukses yang akan membuat seseorang menjadi ulet dalam bekerja. Semangat juga akan menimbulkan rasa pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam berbisnis.

Baca juga: Kisah Sukses Susu Mbok Darmi, dari Kantin Kampus Jadi 36 Outlet dan Punya 130 Karyawan

2. Anggap pekerjaan sebagai hobi

Di dunia ini tidak ada pekerjaan yang tidak menimbulkan beban atau tekanan. Meski demikian, Ny. Swan memiliki satu prinsip untuk mengatasi tantangan dalam bekerja.

Prinsip itu adalah menganggap pekerjaan sebagai hobi. Dengan demikian, tidak akan terasa ada tekanan ketika kita bekerja.

“Hal itu yang saya terapkan selama membangun Dapur Solo. Saya terbiasa bekerja selama 14 jam per harinya, dan saya menganggapnya sebagai hobi,” jelas Ny. Swan.

Menurutnya, ketika seseorang ulet dalam bekerja, maka kesuksesan akan datang menghampirinya.

Menu makanan Rumah Makan Dapur SoloDOK. Humas ShopeePay Menu makanan Rumah Makan Dapur Solo

3. Mau bergaul dan berteman dengan siapa pun

Ny. Swan mengatakan, selama 33 tahun membangun bisnis, ia selalu menganggap pelanggan sebagai teman.

“Sejak saya baru memiliki satu cabang di Sunter, saya selalu memperlakukan setiap pelanggan saya sebagai teman, menyapa dan bercengkerama akrab dengan mereka layaknya seorang teman,” tuturnya.

Baca juga: Kisah Sukses Waralaba Ayam Keprabon Express, Ternyata Pernah Berkali-kali Gagal

Menurut Ny. Swan, sikap ramah akan menimbulkan rasa kekeluargaan bagi pelanggan yang datang ke Dapur Solo.

“Selain rasa makanannya yang enak, rasa kekeluargaan juga bisa membuat pelanggan datang kembali ke bisnis kita,” kata Ny. Swan.

4. Pandai promosi

Naik turunnya jumlah omzet dan karyawan dalam dunia bisnis adalah hal yang tak dapat terhindarkan.

Terlepas dari tantangan tersebut, Ny. Swan mengatakan, perusahaan akan tetap sukses jika pengusaha pandai mencari ide untuk mempromosikan bisnisnya.

“Ketika omzet menurun, kita harus pandai berpromosi dan memanfaatkan banyaknya media sosial yang bisa digunakan. Di awal saya merintis bisnis, saya membuat brosur dan menyebarkannya sambil mengantarkan pesanan pelanggan dari rumah ke rumah menggunakan sepeda,” ucap Ny. Swan.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Bisnis Kuliner Jajanan Tradisional Jabar Ini Sukses Mengudara Online di Seluruh Indonesia

Ia pun berpesan, pengusaha harus kreatif dalam mengembangkan bisnis dan memanfaatkan internet untuk promosi.

5. Manfaatkan kesempatan kerja sama

Ny. Swan menjelaskan, perusahaan perlu memiliki anggaran marketing setidaknya sebesar satu sampai tiga persen dari nilai omzet yang masuk.

Selain itu, menurut Ny. Swan, seorang pengusaha harus pandai memanfaatkan peluang dan kesempatan kerja sama dengan berbagai pihak.

Ia pun mengaku bekerja sama dengan e-commerce Shopee dalam memasarkan produknya.

“Di masa pandemi, penjualan dine-in Dapur Solo mengalami penurunan. Namun, dengan adanya kampanye tanggal cantik ShopeePay, jumlah transaksi menggunakan ShopeePay bisa meningkat hingga 120 persen,” katanya.

Baca juga: Cerita Lulusan SMK Buka Bisnis Kuliner Beromzet Rp 150 Juta Per Bulan

Ny. Swan juga merasa terbantu dengan hadirnya layanan pesan antar daro Shopee, yaitu Shopee Food yang turut menyediakan beragam promo menarik bagi pelanggan.

Sebagai informasi, bulan ini Dapur Solo kembali berpartisipasi dalam kampanye tanggal cantik Shopee, yakni ShopeePay 8.8 Juara Cashback.

Dalam promo tersebut, terdapat voucer cashback 100 persen yang bisa dibeli pelanggan dengan harga Rp 88 saja.

Bahkan, pada promo puncak Minggu (8/8/2021), voucer tersebut dapat dibeli hanya dengan Rp 1.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorSheila Respati
Terkini Lainnya
Teman Belum Transfer Patungan? Coba Trik Yuki Kato dan Febby Rastanty Ini
Teman Belum Transfer Patungan? Coba Trik Yuki Kato dan Febby Rastanty Ini
Transaksi Aman dan Nyaman
3 Strategi Kunci Co-Branding ala ShopeePay
3 Strategi Kunci Co-Branding ala ShopeePay
Transaksi Aman dan Nyaman
Dukung Masyarakat Makin Produktif, ShopeePay Luncurkan Fitur Transfer ke Bank Gratis Tanpa Batas
Dukung Masyarakat Makin Produktif, ShopeePay Luncurkan Fitur Transfer ke Bank Gratis Tanpa Batas
Transaksi Aman dan Nyaman
Perempuan Indonesia, Ini 4 Cara Eksplorasi Potensi Diri lewat Medsos
Perempuan Indonesia, Ini 4 Cara Eksplorasi Potensi Diri lewat Medsos
Transaksi Aman dan Nyaman
Tinggalkan Kejenuhan, Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Hal Baru
Tinggalkan Kejenuhan, Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Hal Baru
Transaksi Aman dan Nyaman
Dari Konten Turun ke Hati, Ini Cara Brand Terkenal Buat Konten yang Memikat Konsumen
Dari Konten Turun ke Hati, Ini Cara Brand Terkenal Buat Konten yang Memikat Konsumen
Transaksi Aman dan Nyaman
3 Tips Sukses Bisnis Kopi Cepat Saji ala Wani Kopi
3 Tips Sukses Bisnis Kopi Cepat Saji ala Wani Kopi
Transaksi Aman dan Nyaman
5 Tips Manfaatkan Smartphone untuk Jaga Kesehatan
5 Tips Manfaatkan Smartphone untuk Jaga Kesehatan
Transaksi Aman dan Nyaman
4 Inspirasi Kencan Kopdar dari Film yang Bisa Bikin “Doi” Terkesan
4 Inspirasi Kencan Kopdar dari Film yang Bisa Bikin “Doi” Terkesan
Transaksi Aman dan Nyaman
Ingin Luluhkan Hati Gebetan? Intip 4 Tips PDKT Online dari Joshua Suherman
Ingin Luluhkan Hati Gebetan? Intip 4 Tips PDKT Online dari Joshua Suherman
Transaksi Aman dan Nyaman
3 Strategi Pengusaha Bangun Hobi Jadi Sumber Cuan
3 Strategi Pengusaha Bangun Hobi Jadi Sumber Cuan
Transaksi Aman dan Nyaman
Bantu UMKM di Semarang, ShopeePay Hadirkan Program “Semangat UMKM Lokal”
Bantu UMKM di Semarang, ShopeePay Hadirkan Program “Semangat UMKM Lokal”
Transaksi Aman dan Nyaman
Strategi Sukses Soto Angkring Mas Boed, Eksis hingga 15 Tahun
Strategi Sukses Soto Angkring Mas Boed, Eksis hingga 15 Tahun
Transaksi Aman dan Nyaman
Ajak Masyarakat Lebih Peka, ShopeePay Bagikan 4 Tips Manfaatkan Hal Sederhana di Sekitar
Ajak Masyarakat Lebih Peka, ShopeePay Bagikan 4 Tips Manfaatkan Hal Sederhana di Sekitar
Transaksi Aman dan Nyaman
Kisah Sukses Pie Susu Dhian, dari Niat Buka Lapangan Kerja hingga Jualan 10.000 Pie Susu Per Hari
Kisah Sukses Pie Susu Dhian, dari Niat Buka Lapangan Kerja hingga Jualan 10.000 Pie Susu Per Hari
Transaksi Aman dan Nyaman